Dari Tumbangnya Sony dkk. sampai Made in China

Pembicaraan di telepon dengan Papa pagi ini, entah bagaimana awalnya, membawa kami ke obrolan seputar berita bangkrutnya beberapa perusahaan elektronik Jepang hingga fenomena viralnya produk Cina (glek.. serius amat yak?) :roll:. Akibatnya, banyak hal yang pernah saya baca, dengar, bahkan alami sendiri, berseliweran dalam pikiran dan memicu untuk menuliskannya di sini. Tulisan ini tidak akan banyak membahas hasil penelitian (karena udah buaanyak yang bahas sampai eneg! :razz:), tapi lebih berupa rangkuman, tanggapan, dan ‘petunjuk’ ke artikel lain yang bisa Anda baca-baca.

Sony, Sharp, dan Panasonic yang Nyaris Wassalam

Papa: “Papa baca di koran katanya perusahaan-perusahaan Jepang itu pada bangkrut ya? Sony, Sharp, Panasonic..”

Yoi, bos-bos tiga perusahaan itu pastinya lagi galau sekarang karena udah positif rugi dan harga sahamnya jatuh, sebagaimana dituliskan oleh mas Yodhia, seorang alumni Texas A&M University yang jadi konsultan di bidang kinerja perusahaan, dalam artikel yang kemudian populer ini. Sudah dua bulan lalu memang tulisan itu, tapi baru belakangan Sony dkk. yang sedang menggantungkan nasibnya ke pemerintah Jepang ini, dapat kepastian dari menteri keuangannya kalo mereka nggak bakal dibantu dengan kucuran dana. Sebenarnya, ada dua perusahaan lain juga yang disebut mas Yodhia, yaitu Sanyo dan Toshiba. Yang pertama udah duluan kolaps dan dibeli sama perusahaan Cina “Haier” tahun lalu meskipun baru sebagian produknya. Yang kedua baru diprediksi tapi mudah-mudahan ehem, jangan dulu deh.. suami saya masih kerja di sana soalnya :grin:. Memang menurut cerita suami, Toshiba ini termasuk perusahaan global Jepang yang udah beberapa kali catatan keuangannya defisit, sedangkan perusahaan yang mampu menjaga kasnya surplus atau sekedar ‘aman’ itu bisa dihitung dengan jari, atau bahkan jari sebelah tangan. Toshiba juga masih merekrut karyawan dari luar Jepang (suami saya lewat jalur ini) meskipun mulai tahun ini mereka tidak mengadakan pelatihan bahasa Jepang di negeri asal karyawan demi penghematan. Kelihatan lah ya kalo sedang sulit :mrgreen:
(more…)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 96 other followers