Like Father Like Children


Keluarga saya punya kebiasaan baru di Ramadhan tahun ini. Kalo tahun-tahun sebelumnya setiap sore ada menu berbuka yang bervariasi dari hari ke hari, mulai tahun ini cuma ada satu menu wajib. Apakah itu?eng-ing eng…tak lain tak bukan yaitu SUP BUAH. Yup, sejak ayah ‘menggembar-gemborkan ‘ pentingnya menjaga kesehatan tanpa obat-obatan, keluarga saya jadi punya kebiasaan baru ini. Awalnya ayah yang iseng-iseng bikin sup buah sendiri, ibu dan nenek tertarik juga, lalu adik-adik saya dan saya (sesampainya di kampung) jadi ikut2an juga…

Isi sup buah yang kami ‘racik’ setiap menjelang berbuka itu nggak jauh beda dengan sup buah-sup buah yang dijual di pasaran, hanya sedikit dimodifikasi kalo sedang ada buah ato bahan lebih. Ada apel, melon, mangga, pepaya, blewah, pir, dan kadang-kadang juga ada alpukat, anggur, nanas, cingcau, kolang-kaling, atau semangka. Pokoknya buah apa yang lagi ada di rumah dimasukkan saja ke mangkuk😉 Hmm, segaarrr…dan voila, menu ini manjur banget lho untuk menjaga tubuh kita tetap segar bugar ketika menjalani puasa keesokan harinya! Buah-buahan itulah yang men-charge persediaan air dalam tubuh kita sehingga tubuh nggak lemas selama puasa.

Mau bukti yang lebih akurat? Berikut akan saya uraikan satu per satu ‘personil’ yang berkolaborasi dalam semangkuk sup buah (semoga informasi ini memang akurat)…

Apel
Di dalam apel terdapat catechin, bagian dari flavonoid. Flavonoid sendiri adalah salah satu antioksidan yang ampuh untuk menetralisir aktivitas radikal bebas yang bersifat merusak organ tubuh dan mereduksi penyakit jantung koroner.

Melon
Membantu sistem pembuangan, anti kanker, menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke, serta mencegah penggumpalan darah.

Mangga
Mengandung betakaroten yang berperan sebagai antioksidan yang sangat berguna menghambat proses penuaan dini sekaligus menyehatkan tubuh secara menyeluruh.

Pepaya
Enzim papainnya setara dengan pepsin dan tripsin dalam perut kita yang berfungsi melancarkan pencernaan. Papain juga berkhasiat menyembuhkan mual-mual, kembung, dan menyegarkan napas. Hmm…so sweet…

Blewah
Kaya kandungan mineral kalium dan provitamin A serta serat makanan. Zat gizi di dalamnya bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menyehatkan fungsi ginjal dan limpa, dan menurunkan tekanan darah.

Pir
mengatur kandungan gula dalam darah, melancarkan BAG (Buang Air Gede..hee)

Alpukat
Menurunkan kolesterol, membantu regenerasi darah merah dan mencegah anemia, melembabkan kulit, serta mencegah sembelit.

Anggur
Kandungan yeng terdapat dalam buah anggur diperlukan oleh limpa manusia bagi tujuan simpanan dan akan dikeluarkan ketika diperlukan seperti ketika berpuasa.

Nanas
Mengurangi kelebihan garam dalam tubuh, berkhasiat terhadap kantung kencing dan ginjal.

Cingcau
Berkhasiat sebagai penurun panas, tekanan darah, gula darah, dan kolesterol. Antioksidannya tinggi, mampu menyembuhkan batuk dan gangguan pencernaan.

Kolang-kaling
Membantu mempercepat rasa kenyang karena kadar gelatinnya yang tinggi dan sulit dicerna. Cocok juga lho buat diet😉

Semangka
Mengandung likopen, salah satu komponen karotenoid (masih berteman dgn betakaroten) yang mampu melawan radikal bebas dalam tubuh kita. Selain itu, mungkin seperti yang sering kita alami, semangka bikin kita sering ingin BAK(kebalikannya BAG..hee) karena kandungan air dan kaliumnya yang tinggi memang merangsang keluarnya air seni.

Stroberi
Memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi, dan dapat berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas.

Kelapa muda
Selain airnya yang berkhasiat banyak, daging kelapa muda, terutama yang warnanya masih seperti susu, sangat baik dikonsumsi anak-anak yang menderita kekurangan gizi (nutritional defyciency).

Agar-agar
Mengandung serat tinggi (hi-fiber) dan kaya kalsium.

Subhanallah…mengagumkan sekali bukan kandungan gizi semangkuk sup buah? Minuman ini sekarang jadi favorit keluarga saya. Selain murah, membuatnya juga tidak repot. Rasanya? Hmm, jangan tanya…nenek saya sampai pernah berkomentar,”Slurp..slurp..alhamdulillah, seger tenan yo,Nduk! Ning dunya wae enake koyo ngene, opo meneh nak ning surgo..” (Terjemahan :“Slurp..slurp…alhamdulillah, segar sekali ya,Nak! Di dunia saja enaknya seperti ini, apalagi kalo di surga…”). Hehe…

Walaupun Ramadhan telah pergi, kebiasaan ini masih berlanjut. Tapi sepertinya, kalo ayah saya punya ide baru lagi, demam sup buah di keluarga saya mungkin hanya tinggal kenangan…sebagaimana yang terjadi dengan ide-ide cetusan ayah selama ini. FYI, dulu sebelum sup buah, jus buah adalah minuman wajib kami setiap hari. Sebelum jus buah, jalan-jalan pagi minimal setiap Ahad adalah rutinitas kami. Serunya, ibu selalu mendukung dan berpartisipasi dalam setiap ‘program’ ayah. Saya dan adik-adik saya pun akhirnya jadi ikut-ikutan niru kebiasaan-kebiasaan BAIK ayah itu…Hehehe

.dari berbagai sumber.

Salam Sehat dengan Buah,
Ega Dioni Putri

Leave a comment

4 Comments

  1. ikhfa

     /  November 7, 2007

    wah, ga keracunan campur2 gitu..😛

    Reply
  2. Hehehe..nggak lah..buktinya sekarang saya masih hidup + sehat2 ajah ;P

    Reply
  3. xrxnt

     /  November 8, 2007

    wah….
    jaga kesehatan ya…..
    jangan lupa makan yang bener…..
    tapi lmyn jg kalo bisa makan buah setiap hari….
    hehehe….
    yang smangat ya…
    tetep kreatif….

    Reply
  4. rusdhy

     /  December 24, 2008

    Ingat bahan alam itu mendekati nol side effec-nya lhoooo. Jd jgn takutlan konsumsi dari baha alam.

    Reply

Wait! Don't forget to leave a reply here.. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: