Pesta Kematian


Pekerjaan membersihkan rumah, termasuk membereskan benda-benda agar rumah tampak lebih luas dan rapi, selalu menarik bagi saya karena tak jarang saya bisa menemukan benda-benda antik milik ‘nenek moyang’ atau benda-benda lama saya sendiri yang menyimpan begitu banyak kenangan di dalamnya. Salah satu benda lama yang saya temukan pada acara bersih-bersih rumah pada liburan semester kemarin adalah selembar kertas A4 bertuliskan “Pesta Kematian” besar di atasnya. Rupanya itu cerita misteri yang saya dapat ketika mengikuti sesi Karya Ilmiah Remaja dalam Gladi Vidia Teladan 2004, (biasa disingkat GVT, orientasi siswa baru ala SMAN 1 Jogja yang keren abis😛 ). Saya salin ceritanya di sini agar abadi (caila…) dengan ejaan dan diksi sesuai naskah asli yang mungkin terdengar agak aneh.

[ Story Mode : ON ]

PESTA KEMATIAN

Hari ke-4 bulan ke-7 Aku telah mengundang 5 orang teman yang masing-masing punya keahlian khusus. Aku mengajak mereka untuk meramaikan rumahku. Sebab Aku kesepian setelah ditinggal istriku setahun lalu. Aku seorang arsitek dan ahli fisika, sehingga Aku bisa mendesain rumah sesuai kemauanku. Di bawah rumahku terdapat banker minyak dengan minyak permanen di dalam banker aneh tersebut. Beberapa bulan sebelum pesta, Aku telah mendesain rumahku sedemikian rupa sehingga mereka bisa menunjukkan kebolehannya.  Aku orang terkaya di Pulau.

Kelima temanku antara lain Lu Bu. Ia seorang pecinta alam dari Cina. Hobi memancing ia geluti. Konon, ia mampu melempar kali tepat di depan mulut ikan yang akan dipancingnya. Ia juga seorang yang rabun tapi pendengarannya hebat. Oleh sebab itu, ia dapat nentuin letak ikan dengan mendengarnya. Lu Bu membawa kail yang mudah dibawa ke mana-mana. Untuknya, Aku sediain kolam ikan.

Teman berikutnya bernama Muadz. Ia seorang pemanah yang sangat handal, berasal dari Timur Tengah. Keahliannya yaitu memanah buruan tepat pada lehernya. Muadz membawa panah otomatis yang dilengkapi anak panah yang mata panahnya terbuat dari emas murni. Untuknya, Aku sediain hutan mini untuk berburu.

Orang yang ketiga ialah Holmes. Ia pemain sepak bola top dari Inggris. Ia memiliki teknik tinggi dan belum ada yang menandingi. Ia pemain serba bisa. Dulu saat jadi kiper London FC, ia jadi top skorer. Semua itu karena keahliannya melakukan tendangan bebas yang akurat. Dia membawa bola kesayangannya. Untuknya, Aku sediain lapangan futsal. Hobinya maen musik.

Azmanov ialah orang berikutnya. Ia berasal dari Rusia. Ia punya pertambangan minyak di Timur Tengah. Azmanov punya kelebihan punya nyali paling besar di antara kami. Ia membawa sebuah koper berisi uang tunai. Aku ketemu Azmanov saat ia singgah di Pulau tempatku tinggal untuk menyaksikan langsung kapal tangkernya yang tenggelam di dekat Pulau.

Yang terakhir namanya Kuranmura. Ia penembak jitu dari Jepang. Keahliannya yaitu mampu menembak tepat sasaran dengan mata tertutup. Ia membawa pistol jenis dessert eagle. Aku sediakan tempat tembak dilengkapi papan tembak dari kayu yang dilapisi baja anti peluru di belakangnya. Peluru magnum pun tak bisa menembus baja tersebut.

Pesta dimulai dengan jamuan ringan dariku sebagai tuan rumah. Setelah itu pesta dilanjutkan dengan pertunjukkan keahlian. Dalam pertunjukkan itu kami selalu bersama-sama. Orang pertama yang mempertunjukkan keahliannya yaitu Kuranmura. Ia meminta salah satu dari kami untuk jadi objek yang akan ditembak 3 kali, yaitu dari samping kanan, di atas kepala, dan terakhir di samping kiri.

Tanpa pikir panjang, Azmanov memberanikan diri. Kuranmura pun ditutup matanya dengan kain oleh Holmes. Setelah konsentrasi, ia menembak.

DOR!!!

Tepuk tangan bersahutan, tembakan pertama tepat 10 cm di sebelah kanan Azmanov. Sekarang Kuranmura berkonsentrasi untuk menembak di atas kepala Azmanov.

Beberapa saat sebelum Kuranmura menembak tiba-tiba listrik mati sehingga ruangan gelap.

DOR!!! Gubrak!

Apa yang terjadi? Kuranmura ternyata gak tau kalau listrik mati sehingga ia melanjutkan tembakannya. Lu Bu menyuruhnya untuk berhenti.

Tapi suara apa tadi?
Beberapa menit kemudian lampu menyala. Muadz menjerit histeris melihat Azmanov tergeletak berlumuran darah. Dia telah tewas kehabisan darah. Lehernya tertembus suatu benda. Setelah diamati, tembakan kedua Kuranmura tepat sasaran, yaitu kurang lebih 10 cm di atas kepala Azmanov. Anehnya, pada lubang kedua terdapat bercak merah.

Apakah yang sebenarnya terjadi?
Siapakah otak di balik kematian Azmanov?

[ Story Mode : OFF ]

Hayo, siapa mau jadi detektif? Silakan tuliskan jawaban Anda pada ruang komentar yang tersedia. Sepuluh komentator pertama berhak berlangganan blog saya gratis selama setahun penuh😀

Saya sendiri sebenarnya sudah lupa sih jawaban yang betul apa. Hehe. Mungkin teman-teman SMA saya ada yang bisa membantu? Ayo, dab, podho melu GVT to?

Leave a comment

12 Comments

  1. duniadownload

     /  April 26, 2008

    aloo…salam kenal…

    Reply
  2. Yaahhh enggak pertamaaxx…
    Tapi KEDUAAAX!!!
    Hehehe😀

    Eh ho o po mbiyen GVT ne ono koyo ngono? aku kok lali yo. Po ketoke bedo-bedo tugase. Dasar TeeSCe. Hihihihi.

    Iki mung sok tahuku wae lho, jawaban menurutku: pembunuh-e muadz. Bagaimana dan alasannya? Mbuh aah. Hehehe.

    Untuk hadiah langganannya, makasih lah.
    Ra penting.😀

    Reply
  3. Dyah

     /  May 3, 2008

    Lu Bu

    Halo Ga.. ini DJ 2004😀

    Reply
  4. canggihcappo

     /  May 5, 2008

    Ada yog….tapi emang bedo2 tiap kelas. Aku inget kelasku dulu aku sebagai ketua kelompok (walah….)…tentang pencuri.

    Tapi gak seru…soale tebakanku salah…..Dasar TeeSCe (tiru2 yoga)..

    Reply
  5. WINDOW

     /  May 9, 2008

    Ega….Tu bkn tgs GVT deh kyknya….
    SeingetQ, tu dikasih wkt first meeting TSC. Iya bkn siy????

    Reply
  6. Pelakunya Muadz karena dia satu satunya Pemanah yang Memanah buruan nya tepat di Leher / Tenggorokan

    Azmanov tewas dengan bekas luka di Leher

    Reply

Wait! Don't forget to leave a reply here.. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: