Pernah Belajar Bahasa Indonesia Tidak, Sih?


Entah kenapa ya, dari dulu saya risiiih sekali melihat banyaknya fenomena bahwa orang Indonesia masih suka terbalik menggunakan di sebagai kata depan dan imbuhan.

di yang seharusnya dipisah ketika digunakan sebagai kata depan dengan kata keterangan tempat, malah digabung.

kata depan digabung

Sementara, di yang seharusnya digabungkan jika digunakan sebagai imbuhan dengan kata kerja malah dipisah.

imbuhan dipisah

Ironisnya, yang salah kaprah menggunakan kata di ini bukan cuma mereka yang awam dengan pendidikan saja, kaum intelektual seperti mahasiswa, siswa SMA, karyawan BUMN, dosen, dan masih banyak lagi kaum ‘terdidik’ lainnya pun juga melakukannya di tulisan-tulisan mereka. Aargh, Indonesia…kasian sekali.

Bukan cuma kata di yang bernasib malang…

silah kan

Leave a comment

12 Comments

  1. mungkin tepatnya “belajar bahasa indonesia dong ah” soalnya EYD lebih mengacu pada penyempurnaan sintaks seperti misalnya huruf-huruf J, Y, C, U menggantikan DJ, J, TJ, dan OE.

    Reply
  2. @rsatrioadi: haha, ya..ya..maksudnya itu. oke makasih buat koreksinya, sudah diganti, kok😀
    @reiSHA: nice post,gan!

    Reply
  3. alsasian

     /  July 27, 2009

    sabar ya Bu..

    Reply
  4. pekok di piara (nah ini salah ato betul coba?):mrgreen:

    Reply
  5. hihihi.. iya. kasian ya. Apa dulu guru bahasa indonesianya yang gagal mendidik?😀

    Reply
  6. bukan cuma kata “di” anak2 jaman sekarang harus banyak belajar tentang masalah penulisan kata, dari kebanyakan sms, email dll yg sering ku terima, aku sering kali berfikir 2 kali untuk mengartikan kata (ngk efektif kan), terutama sms2 cewek, misalnya akhir kata harus titik “.” diubah koma “,,” awal kalimat huruf besar kadang2 ditengah huruf besar, dll lah.
    kesimpulannya : belajar menulis dengan baik dan benar sesuai EYD itu sangat penting dan itu harus di mulai sejak dini, biar dewasa semakin terbiasa & ngk bikin pembaca binggung
    (aku pun juga masih belajar lo.. hehehe..)

    Reply
    • @alsasian: ya, Kk…sabar…sabar…
      @Angga: pekok=kata tidak baku, tidak ada di KBBI, mungkin di kamus KERA NGALAM ada; di piara=di seharusnya digabung dengan piara, itu pun masih salah karena piara=tidak ada di KBBI, adanya “pelihara” ; jadi, nilai Anda nol, sodara Angga…silakan mengulang TTKI semester depan😛
      @adams: mungkin, tapi kalo disurvei sih teman-teman saya kebanyakan alergi sama pelajaran bahasa Indonesia, TTKI (tata Tulis Karya Ilmiah), dsb.
      @fiyan: nah itu ada yg salah tulis…

      awal kalimat huruf besar kadang2 ditengah huruf besar, dll lah

      😀

      Reply
  7. EYD = Ejaan Yang Disalah-salahkan sampai ter imbuh-imbuh.

    Reply
  8. ESYD -> Ejaan Salah Yand (Di)sempurnakan

    Reply
  9. kalo itu sih masalah speed ngetik aja yg terlalu cpt.. hihihi…

    Reply
  1. Pengen Cerewet Lagi Soal EYD | .:creativega:.

Wait! Don't forget to leave a reply here.. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: