Posting Immediately: Kenapa Susah Ya?


Warning: Tulisan ini nggak penting lho buat dibaca😛

Aduh, saya sebel deh suka nggak bisa memaksa diri sendiri buat nge-blog, padahal tiap hari selalu ada hal yang ingin saya ceritakan. Sering banget kejadian udah nulis draft, tapi nggak dilanjutin sampai selang beberapa hari kemudian, ceritanya udah basi. Argh

Kaya hari Jumat kemarin, saya mau bahas tentang ‘lucunya’ taktik perguruan tinggi dalam penjadwalan seleksi mahasiswa baru mereka, eh taunya lupa nggak dilanjutin. Momen saat itu tepat banget, di hari terakhir UN anak SMA yang besoknya ada jadwal USM ITB dan UM UGM (gubrak, website USM kalah bagus dari UM -_-“). Sekarang sih ya kurang greget aja berasanya. Hee…

Mundur ke beberapa hari sebelumnya, saya juga sebenarnya gatal sekali mau cerita tentang awesome-nya workshop GEN-E jilid tiga alias Generation Enterpreneur sama pak Heppy Trenggono. Dua hari menjalaninya cukup memberi banyak bahan untuk ditulis. Ehehe. Lagi-lagi, karena saya pulang malam terus, sampai asrama udah tepar nggak sanggup nulis lagi…hilanglah momen untuk menulis itu. Kalo ditulis besok-besoknya, ah…beda hasilnya. Energinya sudah lain. Cailah. Saya pun akhirnya hanya mencuplik sekelumit ilmu sakti dari pak Heppy tentang “meminta” di tulisan ini.

Nah, sebelum GEN-E itu, saya juga punya draft tentang ketidaknormalan perilaku Internet Explorer terhadap CSS dan HTML. Udah tinggal ngerapiin sama ngata-ngatain (baca: memberi kata-kata) aja, tapi eh gagal juga. Hampir satu bulan sampai sekarang belum di-post juga. Bambang gentholet…

Kemarin saya juga mengalami hari yang lain dari biasanya, dan saya ingin menulisnya. Yang terjadi adalah saya pulang sangat amat malam dan sampai hari berganti saya baru selesai sholat Isya’. Badan udah nggak karuan dan takut nggak bisa bangun paginya, akhirnya saya langsung tidur. Kagak jadi nulis deh padahal ceritanya seru dan saya merasa punya kewajiban menyampaikannya biar nggak cuma saya yang merasakan.

Huaaa…suatu saat pengen juga bisa kaya pak Budi yang tiap hari nulis, bahkan sehari bisa berkali-kali, semuanya diceritakan. Mulai yang nggak penting sampai yang serius ditulis semua, walaupun lama-lama jadi ngerasa ‘dinarsisin’ sama beliau😀 Salam damai, Pak…oh iya, belakangan juga ada teman saya yang tiba-tiba freak sama bloging. Silakan cek blognya, hampir tiap hari dia merilis tulisan baru. Bravo! Saya mencobanya dari dulu nggak berhasil-berhasil…

Nah lho, katanya menulis adalah membuat folder-folder dalam hardisk otak kita ini. Ilmu perlu diikat dengan cara menulis. Bagi saya, menulis itu sarana refreshing dan lebih menyenangkan daripada menulis di buku harian karena kita bisa nambahin link, masang gambar, melampirkan file, dan berkreasi dengan format. Saya senang merangkai kata dan concern terhadap EYD serta TTKI. Begitulah, tapi kembali lagi seperti yang saya tanyakan pada judul…kenapa ya susah melakukannya (untuk menulis seketika)? tanyakan pada rumput yang bergoyang.

Leave a comment

Wait! Don't forget to leave a reply here.. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: