Banyak Jalan Menuju “Bayar”


Untuk ke sekian kalinya, saya lupa membawa uang saat pergi. Gawatnya, saya pergi dengan tujuan membeli sesuatu. Saya ingat kalo uang yang sudah saya siapkan sebelum pergi (FYI, saya nggak bawa dompet) ketinggalan di meja kamar ketika saya udah sampai di tempat beli makan. Yah, bambang deh. Akhirnya saya putuskan ke swalayan dulu, kebetulan juga kartu debit BCA saya ada di dompet STNK yang selalu dibawa tiap pergi. Itu juga nggak sengaja kemarin keselip di situ. Yeah, I’m still just a careless person until now😦

Di swalayan, saya berniat meminta kasir mendebet kartu saya lebih besar daripada yang seharusnya biar ntar sisanya dibalikin ke saya dalam bentuk uang, jadi kan saya punya uang buat bayar makan malam saya tanpa harus pulang atau ngambil di ATM😀 Saya bilang ke kasir kalo kondisi saya seperti itu, tapi dia kayaknya nggak paham gitu deh. Dipanggilnya seorang teman, sama nggak ngertinya, lalu datanglah kasir lain lagi. Kasir terakhir paham, tapi dia mengeluarkan statemen yang sepertinya bikin takut kasir pertama. Katanya, nanti catatan debit dari tunai dengan kartu kredit jadi beda, sama rekap jumlah barang kejualnya juga beda. Ah, entahlah. Lagipula masa mau dicek sebegitunya, toh tetap sama-sama uang yang masuk ke rekening si bos.

Kejadian tersebut berakhir dengan harus kembalinya saya ke asrama untuk mengambil uang. Ya, pihak swalayan (baca: kasir-kasir itu) bingung dan nggak berani melakukan ‘cara cerdas’ itu, walaupun sebenarnya bisa. Saya pun jadi teringat tentang cerita pak Budi dulu tentang pembayaran melalui pulsa telepon. Idenya adalah orang bisa bertransaksi menggunakan pulsa telepon (ponsel lebih tepatnya…)  sehingga tidak perlu ada uang fisik. Pak Budi menyebut ini sebagai micropayment di situsnya. Hanya saja, saya belum sempat riset apakah prosedur seperti itu udah ada di belahan dunia lain. Secara teori sih pasti bisa, toh IM3 saja udah punya fasilitas bisa transfer pulsa ke pelanggan lain. Hanya saja, kalo di Indonesia, lagi-lagi soal trust jadi kendala…

Saya jadi berpikir (biasanya nggak mikir), enak ya seandainya bayar nggak harus pake uang. Pake jasa misalnya. Haha. Saat kita beli makan di warung kita bilang ke yang jual: “Pak, saya sebenarnya lagi nggak punya uang, saya bayar makan dengan mencucikan piring-piring Bapak saja ya!”. Saat beli barang di toko kita bilang ke pemilik toko: “Bu, saya nggak bawa uang, barang ibu saya bayar dengan membersihkan toko Ibu ya” atau “Bu, saya jualin barang-barang Ibu yang nggak laku tapi ntar saya minta barang ini dan itu gratis ya.”. Saat di fotokopian: “Mas, komputernya sepertinya kena virus dan perlu di-maintain, saya beresin deh buat bayar fotokopian dan jilidnya.”, dan seterusnya. Ahaha, asik sekali ya kalo bisa gitu…

Bagaimana pun juga, ada hal yang tidak bisa kita ‘gadaikan’, yaitu diri dan keimanan kita. Uang kertas nantinya toh lama-lama juga nggak berlaku dan kedudukannya digantikan oleh ‘uang plastik’ alias kartu kredit….

Leave a comment

5 Comments

  1. setau saya emang gak boleh seh. soalnya ntar ada uang masuk lewat debit tapi jumlahnya gak sama dengan yang dijual. mungkin kalo 1-2 orang bisa disepelekan. tapi kalau udah ribuan orang yg minta gitu khan berabe.
    tapi biasanya ada fasilitas tarik tunai seh, meski harus belanja minimal jumlah tertentu.

    yah, makanya pake Flazz dong B-)

    Reply
    • iya, nggak boleh tapi bisa dan pembeli yg kaya saya kan jarang2😀 zzzzzzz…pamer Flazz, males deh >.<

      Reply
      • ya, itu khan sama aja kayak gak boleh melanggar lampu merah di malam hari, gak boleh merokok di SPBU, gak boleh nelpon di pesawat, gak boleh ini itu yang sebenarnya menurut logika sederhana kita harusnya boleh-boleh aja khan.
        tapi kadang-kadang untuk kepentingan pribadi, kita langsung bikin pengecualian dan pembenaran🙂

        Reply
  2. ghe2

     /  April 3, 2010

    Eh mustinya bisa kok, ga..
    Kan klo yang debit BCA bisa ambil tunai di kasir, biasanya kelipatan 50ribuan. Tergantung swalayan mungkin ya??

    Sering begitu soalnya😛

    Reply

Wait! Don't forget to leave a reply here.. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: