Makanan Tidak Sehat di Sekitar Kita


Sejak ada pembicaraan tentang makanan oleh para wanita di keluarga saya, saya sering paranoid sekarang kalo mau beli jajanan di luar rumah. Waktu itu ibu-ibu tersebut saling bercerita tentang bahaya-bahaya makanan yang sering dijual di tempat-tempat umum, pinggir jalan, bahkan warung makan atau produk buatan pabrik sekalipun. Seperti yang kita semua sadari (semoga), kemajuan teknologi membuat segala macam bahan sintesis bisa diciptakan. Di sisi lain, khususnya di negara kita, perekonomian masih megap-megap sehingga harga bahan baku yang terus naik memaksa penjual makanan atau minuman mensiasati dagangannya. Caranya dengan mengganti bahan baku yang seharusnya menjadi bahan lain. Tentu saja agar tidak rugi. Modal minimal, keuntungan maksimal. Pedagang mana yang tidak berpikir seperti itu..ya kan?

Nah, masalahnya adalah kita yang berada di posisi pembeli. Jika ada hal-hal ‘terlarang’ yang dimasukkan ke dalam produk mereka, manalah kita bisa selalu tahu. Inilah yang harus kita waspadai secepatnya. Penyakit bermula dari apa yang masuk ke tubuh kita, baik secara abstrak maupun berwujud benda. Yang berwujud benda inilah tak lain dan tak bukan adalah makanan dan minuman yang setiap hari kita konsumsi. Saya mencoba merangkum fakta-fakta yang terbahas dalam diskusi kami🙂

Gempuran Vetsin

Bagi sebagian masyarakat kita, vetsin adalah benda yang harus selalu ada di dapur atau selalu dibeli di pasar. Dari interaksi dengan orang-orang, saya kira jumlah mereka lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang antivetsin. Saya sendiri bersyukur keluarga termasuk yang bukan penganut aliran vetsin, jadi nggak pernah tuh di dapur ada stok begituan. Modal kami cuma bawang aja. Bawang merah, bawang putih, bawang bombay, daun bawang…hehe. Biasanya lidah kita bisa membedakan mana makanan yang mengandung vetsin dan tidak kalo kesehariannya antivetsin. Ada yang gimanaa gitu di kerongkongan, rasa “enak” masakannya pun terasa berbeda, lebai banget glek-nya…

Sekarang kalo dipikir, mana mungkin sih vetsin-vetsin yang harganya rata-rata cuma ratusan per bungkus itu bisa bikin enak masakan tanpa ‘ada apa-apanya’, sedangkan bawang merah aja belasan ribu per kilo. Pernah sodara saya ketemu penjual gorengan langganannya lagi belanja di pasar, tahu nggak dia belanja apa? Tepung terigu sama vetsin berpak-pak. Katanya sih buat gorengan dagangannya hari itu. Seketika sodara saya il-feel dan memilih goreng-goreng sendiri sejak saat itu.

Efek vetsin atau lebih spesifik umum dikenal jenis MSG terlalu panjang kalo dibahas di sini. Yang jelas efeknya baru akan kelihatan dalam beberapa tahun kemudian.

Pewarna

Hati-hati dengan makanan berwarna yang Anda beli. Boleh jadi ada yang menggunakan pewarna untuk tekstil atau bahan lain yang tidak layak dikonsumsi. Bibi saya bercerita, suatu hari dia beli bahan-bahan capcay yang udah dikemas paketan dan ada sosisnya. Saat dimasak..voila, sayuran yang aslinya hijau dan kuning itu berubah jadi pink. Setelah diselidiki, warna itu berasal dari sosis karena warna sosis jadi ilang. Hii..sosisnya diwarnai!

Ada juga kisah salah satu resto ayam goreng di Bandung yang kerap menerima delivery service. Warna merah dan rasa pedas sambalnya dicurigai teman saya berasal dari essence. Kenapa? Karena memang ketika dituang ke nasi, merahnya beda dari sambal pada umunya, lebih mirip merah hati. Mungkin saja lagi marak cara ini,maklum harga lombok kan lagi mahal. Waspada aja..

Ancaman Penyakit Menular

Teman saya, Meliza, pernah bilang “Ih kok sekarang banyak sih orang sakit hepatitis, temanku ada sekian yang kena” (lupa jumlah pastinya). Ya, inilah salah satu resiko dari jajan di warung-warung yang tidak punya tempat cuci piring dari air mengalir. Virus,bakteri,kuman,dan sebangsanya bisa menular dari satu orang ke orang lain hanya dari alat makan yang habis dipakai. Kebayang kan betapa tidak sehatnya piring dan gelas bekas makan orang lain yang cuma dicelupin ke ember (kadang tanpa disabun) lalu kita pakai.

Mending kita investasi kesehatan kita dengan membeli makan yang agak mahal tapi tempatnya bersih, termasuk dapurnya pakai air mengalir. Perabotan masaknya juga pastikan masih layak. Tempat makan yang pakai daun bisa jadi alternatif karena sekali pakai langsung dibuang.

Sakit perut atau penyakit macam DB, typus, diare, atau alergi biasanya yang paling sering terjadi dari faktor kebersihan ini. Paling sehat sih ya masak sendiri ya🙂

Plastik dan Panas

Topik ini sedang ngetren. Plastik rupanya adalah bahan yang super berbahaya kalo kena panas. Senyawa kimianya mudah terurai dan jika tertelan bersamaan dengan makanan, akan menjadi bahan karsinogen (pemicu kanker). Tidak semua jenis plastik berbahaya, tapi plastik yang sering digunakan untuk membungkus makanan seperti plastik bening, kresek, kertas coklat, dan styrofoam termasuk jenis yang harusnya dihindari atau at least dikurangi.

Obat-obat Pertanian

Sayuran dan buah yang tampaknya sehat juga tetap ada kemungkinan tidak aman. Obat-obatan perangsang pertumbuhan yang kerap diberikan agar mereka tampak besar dan segar itu tentu masih menempel saat produk didistribusikan. Belum lagi obat pembasmi hama. Saya kurang paham macamnya dan belum sempat riset tapi kita tahu lah ya obat-obat untuk manipulasi genetika itu nyata digunakan oleh para petani.

Untuk memperkecil resiko, jangan lupa mencuci buah setiap kali mau makan dan sayuran setiap mau memasaknya. Pengolahan dengan cara dikukus lebih baik dari lainnya karena bahan-bahan yang nempel bisa luruh bersama uap air. Makanya kalo di rumah tangga gitu masih banyak yang menanak nasi pakai panci atau dandang meskipun sudah ada ricecooker.

Buat Anda yang ikut fitness mungkin sudah tau juga tentang tips makanan diet, salah satunya dengan mengukus.

Sekian cerita dari saya. Kapan-kapan ditambahin lagi..

Previous Post
Next Post
Leave a comment

3 Comments

  1. hiyaa…
    banyak banget yaa..
    apalagi makanan cepat saji di generasi serba instan kayak skarang ini…

    Reply
  2. gw dari dulu ga suka pake vetsin / mecin lah orang jakarta bilang

    Reply
  1. Alternatif Pengganti MSG « .:creativega:.

Wait! Don't forget to leave a reply here.. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: