Ikkagetsu


Today I officially already have lived in Japan for a month. It didn’t flow so easy, especially since extreme temperature, strange language, and being minority. My skin has become elder than its actual age (yes, till right now!). I spent much more time to interact with other people, either saying words or listening what they said. Also, getting people-keep-their-eyes-on-me with this hijab is a daily meal. It was not easy but very fun! Japan is a unique country. Modern civilization stands peacefully with traditional savor, their がんばる (gambaru) spirit, the strong eastern smell, and trust of universal values even without having clear concept about God are some of awesome things of Japan for me.

random illustration about Japan😀

So, here I am.. wanna share a little part of my life journey.. [sorry, subtitle won’t be available :P]

Bagaimana ke sini
Sejak awal tahun 2010 lalu, saya menulis selembar kalimat motivasi di atas tempat tidur: “Juli and Tokodai have been waiting for you!”.

kata-kata motivasi itu ditempel di tempat yang ditunjukkan tanda panah merah

Tokodai (English version: Tokyo Institute of Technology) sebenarnya hanya nama ‘perwakilan’ saja yang memotivasi saya agar semangat mengejar beasiswa kuliah ke Jepang. Semester pertama 2010 diakhiri dengan wisuda sarjana di bulan Juli dan menyisakan satu target yang harus diusahakan tercapai sebelum akhir tahun: Tokodai a.k.a. kuliah di Jepang😀 Seleksi beasiswa Monbukagakusho via pemerintah/G to G, yang merupakan pintu masuk tersohor untuk menjadi mahasiswa asing di Jepang, di bulan April terpaksa saya skip karena kesibukan Tugas Akhir (TA) dan adanya beberapa persyaratan yang belum sanggup saya penuhi saat itu. Jadilah setelah lulus saya berniat mencari pintu lain agar dapat kuliah langsung di tahun berikutnya, bersamaan dengan teman-teman yang lulus seleksi Monbukagakusho nantinya. Pencarian pun dimulai…

***intermezzo***
Oya, baru ingat, sebenarnya saat masih menjadi mahasiswa, saya sempat mencoba nembak beberapa profesor di dua kampus yang masuk Top Seven University-nya Jepang. Dari tiga profesor yang saya hubungi, dua orang dari satu kampus yang sama menanggapi. Seorang dari mereka ternyata sudah pensiun -_- dan satu lagi cuma ‘berani’ jawab via asisten yang mana banyak basa-basi lalu berakhir “sorry we can’t help you”, sedangkan profesor dari kampus satunya diam seribu bahasa sampai sekarang. Mungkin email saya tenggelam di lautan emailnya atau masuk spam. Kalo ada yang mau niru cara saya, jangan nyerah! Terus aja cari profesor lain dan ‘tembak’ langsung di tempat. Dor! Just believe that your dream will find the way.

Apa yang saya cari? Macam-macam, mulai kampusnya apa, bidang-bidang keahlian yang ada di kampus tertentu dan ketersediaan profesornya, lokasinya di mana, dan yang terpenting: lagi buka pendaftaran/nggak dan ada peluang beasiswa/nggak. Sebelum googling, saya mencari melalui situs-situs yang memang menghimpun informasi seputar hal tersebut, misalnya komunitas pelajar Indonesia di Jepang (PPI dan PMIJ), organisasi terkait study di Jepang (JASSO), dan lowongan-lowongan beasiswa di kampus. Eh ternyata rezekinya malah dari hasil googling, hehe. Jarum kompas nasib saya mengarah pada situs Shonan Fujisawa Campus (SFC), Keio University yang kebetulan sedang buka pendaftaran untuk enrollment April/September 2011. Wah, pas dengan yang saya mau nih. Saat itu sudah bulan September 2010 dan saya masih berstatus freelancer yang sedang mengerjakan suatu proyek bersama dosen. Saya memang tidak ingin kerja dulu di company, terutama di Jakarta, karena memang ingin S2 dulu. Prinsip saya, yang penting setelah lulus bisa cari uang sendiri dan tidak tergantung orang tua.

Bulan September itu, saya sempat dilema karena ada dua kampus yang saya minati dan sama-sama sedang buka pendaftaran. Alhamdulillah Allah ngasih jalan yang membuat saya bisa memilih salah satu. SFC mewajibkan calon mahasiswanya memiliki profesor pembimbing dulu sebelum mendaftar. Saya pun menghubungi profesor yang sepertinya bidangnya cocok dengan rencana riset saya. Setelah dapat lampu hijau dari beliau, saya memutuskan untuk fokus ke pendaftaran SFC saja. Korespondensi dengan profesor akhirnya diakhiri oleh pernyataan yang kurang lebih: “I have no more correction for your research plan”. Menariknya, sebelum minta rencana riset, beliau minta paper tentang rencana riset saya. Waduh, setahu saya yang namanya paper itu dibuat kalo sudah mulai atau beres risetnya, ini baru rencana udah diminta😀 Syukurlah ketika saya ajukan paper inisiasinya (diambil dari tugas akhir saya) untuk masuk ke konferensi, dia dengan senang hati mendukung. Jadi bulan itu saya menulis rencana riset, paper untuk konferensi, ikut tes TOEFL, minta surat-surat rekomendasi, bikin passport, legalisir dokumen-dokumen penting, bikin portofolio, dan persyaratan lainnya.

Oktober awal, dokumen pendaftaran yang sudah siap dikirimkan langsung ke admissions office SFC. Sempat ketar-ketir karena waktu tes TOEFL dengan keluarnya hasil mepet sekali dengan deadline pendaftaran. Please, jangan ditiru mental deadliners ini. Oh iya, bahkan finishing video portofolio adalah beberapa jam sebelum berangkat ke kantor pos. Haha. Parah. November akhir, pengumuman itu tiba, senang sama sedih saya 50:50 saat itu. Senang karena lulus seleksi, sedih karena nggak dapat beasiswa yang disediakan fakultas. Beginilah konsekuensi daftar kuliah yang tidak sepaket dengan beasiswanya. Sudah begitu, beasiswa yang ada cuma dua macam dan hanya untuk satu tahun kuliah. Jangan ditanya bagaimana susahnya, bulan Desember-Januari itu jarang sekali ada beasiswa yang buka pendaftaran dan keputusannya bisa keluar sebelum/pada Maret (jadwal registrasi ulang). Bahkan untuk dapat visa student kan di CoE (Certificate of Eligibility) harus bisa menunjukkan bukti bahwa ada pihak yang mampu menjamin biaya hidup kita selama di Jepang. Saran saya: carilah program pendaftaran kuliah yang sepaket dengan beasiswanya, artinya diterima kuliah sudah pasti diterima juga beasiswanya😀

Kisah pencarian beasiswa mungkin sebaiknya di-skip karena akan sangat panjaaaaang sampai saya nggak doyan ngoding. Ketika sampai akhir Januari beasiswa tak kunjung menyapa, saya memantapkan diri untuk melepas SFC dan menyewa kamar kos dengan niat kerja dulu lalu daftar lagi tahun ini untuk tahun berikutnya. Februari yang penuh cinta (karena saya ultah, bukan karena palentin day), saya mengeksekusi keinginan field work terkait riset. Nah, nah, pas lagi di desa buat eksplorasi itulah, saya dapat kabar dari staf beasiswa SFC bahwa ada beasiswa yang mana saya dinominasikan sebagai kandidat didalamnya (eh gimana sih ini grammar-nya). Saya disuruh ngisi form aplikasinya. Ya mau dong, katanya nggak baik nolak rezeki😛 BTW, saya nggak buta mata juga mengiyakan beasiswa ini. Ada senpai yang menyarankan untuk cek-cek dulu aturan kontraknya. Alhamdulillah, dari segi jumlah dana yang diberikan, prosedur timbal balik, dan reputasi pemberi beasiswa, semuanya insyaAllah waras. Allah emang t.o.p.b.g.t. kalo nyusun skenario buat hamba-Nya, beasiswa ini malah jumlahnya lebih besar daripada beasiswa dari fakultas yang saya nggak dapat.

Surprisingly, keputusan bahwa saya diterima beasiswa adalah… empat hari sebelum hari terakhir registrasi ulang mahasiswa baru.
Woaaaaa…
kaget
Saya lupa bagaimana akhirnya, tapi di hari terakhir masa pendaftaran itulah Jepang mendapat musibah yang menggetarkan seluruh dunia…

Japan Tohoku Earthquake 2011

Bagaimana di sini?
Nantikan di post selanjutnya, tetap di channel yang sama🙂

Previous Post
Leave a comment

16 Comments

  1. Hebat… sebuah kisah sukses…😥 *terharu*

    Wah, saya pikir tinggal di sana bikin kulit makin tampak muda lho…

    Reply
  2. kak ega sharingnya bagus sekali.
    aku skrg lg stress-stressnya sama CLIPS soalny belom pernah make CLIPS huhu

    kak ega, aku mau dungs diksh tips biar terus termotivasi. kadang aku pas lg termotivasi semangaaat bgt
    tp pas di tengah suka hilang tujuan gtuu T^T

    Reply
    • manusiawi klo motivasi kadang ilang, tp klo tujuan jg suka ilang… apa mungkin? beneran udh jd tujuan tuh? haha, begitulah kira2 jawabannya… just stick your goal on your forehead, don’t let it loose!

      Reply
      • eh iya mksudny keilangan motivasi tp jd kayak “lupa” tujuan qt maunya gmna gtu kakk.

        aplgi kyk lagi ne-A gini. srg motivasi ilang trus jdnya malahan drop mental & fisik.

        Reply
        • Hmm, kalo make tulisan2 penyemangat kaya ceritaku gitu pernah dicoba nggak, Bhel? mempan nggak? sugesti tiap hari tiap saat itu penting biar saat lupa tujuan krn motivasi kita ilang, otak dan tubuh kita bakal otomatis jadi alarm yg ngingetin kita. Terus, biasanya aku cari temen bicara, biar nggak stres kerjanya… fisik jgn smp drop krn klo udh gt pasti mental bakal drop jg. Aku dulu TA itu hepi bgt, malah ngedropnya pas mroyek deket2 mau ke Jpg, sakit mpe 2mgu. Klo diinget2, itu krn aku emg pgn cpt lulus.. sdgkn pas mroyek aku emg ga pny passion dan tujuan selain dpt uang (krn pgnnya cpt2 S2), hehe.. Coba selalu di-refresh tujuannya, kan kata nabi jg luruskan niat di awal, di tengah, dan di akhir. Yg kedua itulah yg sulit😉

          Reply
  3. inspiring….
    boleh tahu gk? research km apa?
    thx…

    Reply
  4. inspiring story,hiks hiks

    Reply
  5. waa kak ega.. hebat deh..
    semangat ya semoga lancar segala urusan disana..
    sukses kaaak🙂

    Reply
  6. maaf saya mau tanya? untuk test TOEFL dikirim waktu pertama kali mengirimkan berkas atau sesudah lolos primary screening? saya mau daftar tapi masih bingung karena belum ikut test toefl dan test JLPT baru level3.

    Reply
    • sebenarnya tergantung jalur daftarnya ya.. tapi biasanya sih sekalian saat mengirim berkas pendaftaran. dalam kasus saya, skor ujian TOEFL, TOEIC, GRE, JLPT, dll. itu sebagai pendukung aja, bukan syarat mutlak. setahu saya, kebanyakan pendaftaran beasiswa juga seperti itu. kalo ada menambah nilai plus, kalo nggak ya nggak apa-apa. periksa lagi dgn seksama ya syarat2nya.. semoga sukses!

      Reply
  1. Ikkagetsu no Ato « .:: si /-|ebat ::.
  2. Daigakuin no Seikatsu « .:: si /-|ebat ::.
  3. CERITA SEX DEWASA – Pengalaman Indahku Bersama Mbak Reni | New Software Gratis Full Patch Gratis
  4. ELANGPOKER – Daftar Elang Poker | Poker Online Terpercaya Dan Aman | New Software Gratis Full Patch Gratis

Wait! Don't forget to leave a reply here.. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: