Aroma Khas Bento


Kalo tinggal di Jepang, Anda pasti akan makan bento. Bento sebenarnya berarti “bekal”, tapi lebih spesifiknya di sini mengacu pada seporsi paket makanan yang diletakkan dalam kotak dengan sekat-sekat tertentu. Dua gambar yang saya pasang di bawah merupakan contoh penampakan bento. Salah satu keunikan bento adalah nasinya pakai toping. Yang paling sering saya lihat, toping-nya wijen hitam (gambar 1) dan taburan coklat yang baru saja saya tahu namanya, katsuofushi (gambar 2).

nasi bento + toping wijen hitam

nasi bento + toping katsuofushi



katsuofushi


Bento Jepang aromanya khas sekali, apalagi yang pakai toping katsuofushi. Saya baru tahu istilah katsuofushi (kadang ditulis juga dengan katsuobushi “かつおぶし”, katsuo “かつお” = sejenis ikan tuna, fushi “ふし” = sendi) saat sedang mencari bawang goreng di supermarket. Bentuknya mirip sih kaya bawang goreng. Yang saya kaget, ternyata dari sekian banyak merk hampir semuanya tertulis “インドネシア”= Indonesia, diikuti sebuah kanji entah apa, artinya ikannya asli Indonesia. Wah ternyata laut kita berkontribusi pada enaknya bento. Halah. Eh ternyata enak juga untuk menggantikan bawang goreng😀.

Previous Post
Leave a comment

2 Comments

  1. Kalo ngomong ‘Bento’ di Indonesia, langsung ingetnya ya lagu “Bento” karangan Iwan Fals.😆

    Reply
  2. blog walking ah, jadi pengin ke jepang ^_^

    Reply

Wait! Don't forget to leave a reply here.. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: