Finlandia


Beberapa hari terakhir, saya mengalami hal seperti kisah bebek ini lagi. Dihantui oleh sesuatu secara berturut-turut setelah sebelumnya sempat memikirkan sesuatu itu. Mungkin orang serius akan berpikir bahwa semua kebetulan itu adalah sebuah petunjuk dari Tuhan. Saya sih nggak mau ‘serius’ kali ini.. hanya ingin menulis di sini.. ini kan diary saya😛.

Finlandia. Suatu hari dua tahun lalu, tiba-tiba saya jatuh cinta dengan negara ini. Saya tertarik pergi ke Skandinavia atau bahkan tinggal di sana. Saya tidak punya informasi cukup tentangnya saat itu kecuali cerita bahwa seorang keponakan bibi ipar (nah lho) sudah tinggal 2-3 tahun di Norwegia untuk kuliah dengan kehidupan yang sangat ‘sejahtera’. Setelah itu, saya iseng mencari ada apa sih di negara-negara yang konon hanya punya matahari selama tiga jam  itu. Entah kenapa, saya tertarik dengan Universitas Helsinki (perhatikan URL ini, tidak seperti alamat kampus kebanyakan yang menggunakan ac.[kode subdomain negara], tapi berada di bawah subdomain situs resmi kota Helsinki) yang kemudian saya tahu merupakan almamater penemu Linux, Linus Torvalds. Saya pun seperti anak kecil yang tidak berpikir, berkata dalam hati “sekolah di sana aja ah.., seru kayanya”.

Waktu berlalu, saya malah nyasar ke Jepang, tapi masih ingat soal Finlandia. Yah, the next destination lah.. pikir saya. Jujur saja saya belum serius mencari informasi tentang negara tersebut karena belum merencanakan kapan akan ke sana. Ini seperti pepatah I fall in love with you with no reason😀.

Minggu lalu, setidaknya ada empat momen yang terkait dengan Finlandia. Pertama, di hari Minggu, seorang kawan bercerita bahwa saat makan bareng dengan teman-teman negara lain, mereka membicarakan hasil survei yang diadakan oleh OECD. Di survei itu Finlandia, Norwegia, dan Swedia (negara-negara Skandinavia) menempati sepuluh besar the best work-life balance. Hmm.. begitu ya.. kendati pernah dapat cerita dari bibi yang saya singgung tadi, saya baru tahu fenomena ini saat dia bicara. Padahal belum lama ini saya pernah tanya ke senior yang tinggal di Norwegia, jawabannya begini..:mrgreen:

conversation dengan senior di Norwegia

Setelah saya cek sendiri ke lapak sumbernya, wow.. dari segi pendidikan Finlandia lebih mengejutkan lagi.

survei OECD di bidang work-life balance

survei OECD di bidang pendidikan (pemenuhan pendidikan bagi warganya)

Dari sini mulai kelihatan, alhamdulillah saya nggak jatuh cinta ke orang eh.. negara yang salah😆.

Balik lagi ke soal “dihantui”. Di hari Senin yang indah, masih minggu lalu, teman seproyek saya mendemokan sebuah aplikasi pengenal musik atau lagu yang dikembangkan oleh seorang mahasiswa Finlandia. Keren! Ingat lagi deh saya sama Finlandia.

Momen ketiga dan keempat terjadi di akhir Minggu. Hari Sabtu, saat saya berkeliling di Tokyo Book Fair, eh nemu stand-nya Finlandia. Hari Minggu-nya, saat sedang menghadiri kajian di Balai Indonesia, di depan saya duduk seorang ibu. Setelah berkenalan, saya tahu bahwa suami beliau bekerja di NOKIA, merk yang asalnya dari Finlandia. Namun, bukan itu yang membuat saya merasa seperti disentil teman dan teman itu bilang “Ga, Finlandia, Ga..” bukaaan.. melainkan karena si ibu tersebut pernah empat tahun tinggal di Inggris dan tahu banyak soal Finlandia. Beliau bercerita dulu suaminya pernah ditawari untuk bekerja di sana, kata ibu itu, “Biarpun gajinya gede, saya nggak mau”, hehe. Kendala sedikitnya orang Asia, mencari makanan bercita rasa Asia, dan matahari yang hanya menyapa sebentar dirasa memberatkannya, terutama dalam mengasuh anak-anaknya. Dari sini, saya mendapat gambaran lain yang baru tentang Finlandia sehingga bisa berpikir lebih matang kedepannya.

Dua hari di awal minggu yang baru ini, saya masih saja dihantui si Finlandia ini (eh baru ingat, dulu pas SD kan nama saya Ega Filan -> Filan diambil dari nama kecengan, mas Shane Filan😆😆 :lol:). Kemarin, saat membaca buku Magnitude 9 terbitan FLP Jepang dan Fahima, ada cerita tentang seorang akademisi asal Finlandia *tepok jidat, kenapa Finlandia lagi* yang diwawancarai oleh radio negaranya sesaat setelah gempa. Terus hari ini, saat sedang iseng melihat-lihat web kampus, mata saya beradu dengan tulisan Finlandia lagi. Ternyata kampus saya sering mengadakan kerja sama kegiatan dengan sebuah kampus di Finlandia sana.

Pada akhirnya, saya pun hanya dapat tersenyum mendapati rentetan kejadian ini. Masih banyak hal yang perlu dipikirkan sebelum sampai kepada keputusan akan menjadikan negara ini sebagai tujuan merantau berikutnya atau tidak🙂.

Related links:
Negara dengan Kualitas Pendidikan Terbaik di Dunia
The Finland Phenomenon: Inside the World’s Most Surprising School System

Next Post
Leave a comment

7 Comments

  1. Iya lho, pendidikan di Finlandia katanya bagus. Saya pernah baca di Jawa Pos dulu waktu masih SMA. Katanya, di sana ada semacam UAN setiap akhir tingkat pendidikan. Tapi, UAN ini bukan penentu kelulusan. Penentu kelulusan kalo saya gak salah ingat ada sendiri dari sekolah masing-masing. UAN dari pemerintah pusat ini hanya sebagai penilaian bagaimana kinerja pendidikan tahun itu. Jelek-bagus hasilnya gak masalah. Dan lagi, peserta UAN tidak semua siswa, diambil beberapa siswa secara acak lho.😀

    Wah, Mbak, saya gak tahu nih, kalo di skandinavia matahari cuman sebentar sekali ya? Saya pikir malah siangnya yang lebih panjang ketimbang malam.:mrgreen: Jadi kalo puasa enak dong ya.😆

    Reply
    • Wah makasih info tambahannya bang Asopitem..😀
      menarik sekali.. mungkin memang tidak seharusnya belajar itu menekan siswa, buktinya di sana belajar bisa dibuat santai, fun, tapi tetap nampol… iya, eh jangan salah kalo lagi musim panas ya kebalikannya. Kata senior yg komentar di FB, dia tahun lalu puasa bukanya jam 10 malam, mulai puasa lagi jam 2😛

      Reply
  2. negara skandinavia (norway (.no), finland (.fi), sweden (.se), denmark (.dk)) tdk ada 2nd level domain name. semuanya langsung dibawah country top level domain (ccTLD).

    Reply
    • wah makasih infonya.. kenapa emang bisa begitu? apa muat untuk mengakomodir semuanya? saatnya googling *nanya sendiri dijawab sendiri*

      Reply
  3. Thanks for pingback, nice note🙂

    Reply
  4. J

     /  July 16, 2013

    mba ega, punya temen yang tinggal di findland ga? saya juga ada rencana mau kesana nih

    Reply

Wait! Don't forget to leave a reply here.. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: