Mati Listrik, DI, dan PLN


Dua hari lalu saya telepon rumah dan yang mengangkat papa.

Saya: “Halo, Papa ya?”
Papa: “Ega?”
Saya: “Iya, Pa. Mau minta tolong !*+#$%&'(~ ” (maap bukan konsumsi publik jadi disensor :razz:)
Papa: “Oke. Hari ini listriknya mati dua kali sih.”
Saya: “Hah? Kenapa?”
Papa: “Hujan”
Saya: “Emang masih zaman ya? Bukannya udah nggak ada sejak DI jadi Dirut PLN?”
Papa: “Iya pas dia jadi dirut sih emang nggak ada mati listrik. Kalau pun ada biasanya soal teknis kaya alat rusak.. tapi sekarang mati-mati lagi, malah belakangan sering dan lama matinya. Kemarin ada surat pembaca di koran di daerah Malang (kalo tidak salah :grin:) dalam seminggu ada empat kali mati listrik.”

Saya: “Oyaaa?” *pikiran kosong, tidak habis pikir.. mengingat sudah mau tahun 2012.. halah*
Papa: “Anehnya itu mati listriknya setelah hujannya reda, banyak lah yang ngeluh.”
Saya: “Jadi setelah si DI nggak megang PLN balik lagi kaya dulu gitu, Pa?” *walaupun saya tidak yakin ini silogisme yang benar.. mungkin saja ada penyebab lain, haha*
Papa: “Ya kan PLN pun ada unsur politiknya. Orangnya banyak yang asal-asalan, nggak serius kerja.”
(lalu ganti topik lain)

See! Begitulah kenyataan hari ini.
Saya masih ingat, saat masih memimpin perusahaan listrik kita tercinta itu, DI menjamin Indonesia sudah bebas ‘byar pet’. Dari penuturannya, seharusnya tidak ada lagi cerita pemadaman bergilir. Saya lupa tepatnya bulan dan tahun apa pak DI mendeklarasikan kabar baik itu. Saya cuma ingat dia mengakhiri sepak terjangnya yang luar biasa di satu-satunya BUMN pengelola listrik itu satu tahun lebih cepat karena diminta jadi menteri BUMN. Pak SBY belum puas sepertinya kalau kecemerlangan pak DI hanya dirasakan PLN saja🙂

Mari berdoa untuk PLN, yang sudah dibenahi habis-habisan, mampu bertahan dalam kondisi yang baru dan menjadi lebih baik di masa mendatang🙂.

Related post:
https://egadioniputri.wordpress.com/2008/07/19/mati-lampu-kok-jadi-tradisi/

Leave a comment

5 Comments

  1. Sebenernya pas pak DI masih menjabat dirut pun pemadaman masih ada..hanya tidak di-ekspose saja.. *pengalaman kena mati listrik dan so far yg sy tau g ada kerusakan

    Toh secara teknis memang ngga mungkin ngilangin byar pet..lah wong suplai listriknya aja masih bisa kurang..

    Reply
    • hmm.. gitu ya.. makasih infonya. setelah dikonfirmasi ke papa sih di daerahku sendiri udah ga pernah mati-mati lagi emang pas dirutnya dia. kurang tahu soal ekspos-mengekspos, tapi sejauh ini track record kata-kata pak DI masih “bersih” di mata saya. hihihi. memang konon karena demand dan supply-nya nggak imbang ya.. moga2 dirut2 selanjutnya bisa menangani isu ini. aamiin.

      Reply
      • Oki A

         /  December 9, 2011

        Maaf,, ttg soal pemadaman listrik bergilir itu bukan akibat dari “Orang PLN” nya yg asal-asalan!! Terkadang pemadaman itu terjadi sesaat saja. Dikala pendistribusian beban dgn pembangkit listriknya yg tidak seimbang.
        Yang dampaknya bila tidak segera dilakukan pemadaman bergilir, akan terjadi penurunan frekuensi tegangan yg bisa menyebabkan peralatan rumah tangga mjd rusak..
        *Lain cerita: Kita paham UU ketenagalistrikan. Jadi tidak mungkin bila menyalahi prosedur..
        “PLN itu menyelamatkan, bukan asal-asalan!!😀

        Dear @Oki Aditya_PLN Jakarta

        Reply
        • saya hanya mengutip saja.. benar atau tidaknya silakan dikoreksi sendiri. namun, satu hal yg pasti adalah setiap pelayanan publik ada masalahnya dan bisa dicari solusinya sehingga tidak terulang terus dgn frekuensi yg sering.

          misalnya saja kalo memang supply masih kurang, mengadakan genset tambahan bisa dilakukan (pak DI pernah bilang kalo mereka bela-belain pinjam genset ke China), sedangkan masalah lain teman-teman yang kerja di PLN mungkin lebih tahu solusinya.

          listrik itu kebutuhan pokok yg berperan besar dalam setiap pekerjaan. masa mau minta masyarakat kita memaklumi mati listrik? hei, ini sudah mau tahun 2012, bung😛

          Reply
          • ♡̬ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ♡̬. Jadi ceritanya Mbak Ega complain nih.. Hhee..:p
            Menurut saya. Karena berbagai macam hal, problem kelistrikan itu tidak bisa dihilangkan, namun bisa utk diminimalisir..
            *Ngomongin ttg Pak Dahlan Iskan, jadi teringat beberapa waktu lalu msh ketemu saat dikantor. #sedih..
            Semoga masalah pada minimnya bahan bakar pembangkit PLN kita bisa teratasi setelah beliau menjabat mjd Menteri..
            (Gak mau sebut Nama perusahaan lain deh) yg sebelumnya lbh mementingkan Negara lain, dibanding Negara gsendiri..

            Reply

Wait! Don't forget to leave a reply here.. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: