Masalah Sosial Jepang


Disarikan dari status Facebook 3 Juli 2013, inilah sekelumit laporan terkini tentang kondisi Jepang.

Jepang sepertinya makin kompleks masalah sosialnya…  selain:
* fenomena bunuh diri sejak zaman samurai (seppuku, harakiri.. whatever you call it) yang masih ‘dipelihara’ sampai sekarang dengan cara lain, yaitu menabrakkan diri ke kereta
* demografi penduduk yang sudah tidak ideal (piramida terbalik, di mana kematian lebih besar dari kelahiran dan populasi kaum muda diprediksi akan terus menurun)
* tunawisma yang juga konon meningkat dan mulai kelihatan di stasiun-stasiun, taman-taman, dsb.

belakangan ini kalo lihat berita makin banyak orang-orang stres yang mencelakai orang lain, entah melukai atau malah membunuh, tanpa diketahui motif yang jelas. Salah satu presenternya, Hatori-san, aja juga bilang 多いね。。さいきん (banyak ya.. akhir-akhir ini). Tahun lalu, rasanya memang ada beberapa kasus besar pembunuhan internal keluarga, tapi tahun ini bermunculan kasus-kasus ‘kecil’ dengan pelaku orang yang sebenarnya asing bagi korban. Korban pun bisa perorangan atau massal. Massal ini maksudnya selain banyak jumlah ‘senjatanya’, sasaran terornya tidak pasti, random, siapa pun pokoknya pelaku mau orang lain menderita.

Tentu saya juga nggak lupa pesan kangmas untuk tidak membuka pintu jika orang tanpa seragam mengetok pintu karena pernah ada kisah tentang agen koran palsu yang lagaknya kaya mau nawarin langganan, eh ternyata pas dibukain tiba-tiba masuk rumah dan mau bunuh si penghuni rumah. Entah emang jahat atau gila.. soalnya kalo keluar rumah saya juga sering sih lihat orang ngomong atau teriak-teriak sendiri. Yang jelas sejak cerita itu, saya jadi menambah kriteria gangguan yang saya mintakan perlindungannya dalam doa: “TERGANGGUNYA JIWA MANUSIA” (selain marabahaya, bencana alam, gangguan syaithan yg terkutuk, kejahatan manusia, dan wabah penyakit) —> ada yg mau menambahkan?😛

— watching モーニングバード

Leave a comment

7 Comments

  1. dzikrina

     /  July 3, 2013

    Nah ini ni Ega yang mau aq diskusikan via Line. Beberapa pekan yang lalu ada bunuh diri di depan apartemen. Trus jadi mikir apa segitu sakitnya jiwa orang2 di sini T___T

    Tapi boleh juga tuh sarannya, tidak membukakan pintu kalau petugasnya ngga berseragam. Jaga diri baik-baik di negeri orang.

    Reply
    • oalah mbakyu.. mbakyu.. padha wae to ning kana.. emang ye dasar manusia-manusia less vision of life😛 hati-hati kalo udah ada tetangga yg kaya gitu. aku berlindung dari tetangga2 gila.. kamu juga take care ya!

      Reply
  2. Kak Ega, kok ini ngeriiikkkkkk😮 aku jadi takut sendiri. Kakak aman2 sj kan di Jepang? kenapa ya fenomena ini ada? Jepang kan lagi ga krisis ekonomi ya kak kak?

    aku pernah lihat di youtube, jadi ada short movie dokumentasi gunung di Jepang yg populer jd tempar org bunuh diri. smpai ada papan untuk mencegah org bunuh diri & ada tenda2 ditemuin tanpa penghuni plus tengkorak2. ngeriiiii. bru setengah film ud ga brni lihat aku.

    Reply
    • Hahaha sampe pake “k” gitu ya ngeri-nya😛 alhamdulillah baik-baik aja, minta doanya yah. Jepang memang sedang krisis, sejak dulu malah, tapi krisisnya bukan di ekonominya, melainkan di spriritualnya🙂 Oh iya, ada memang cerita tentang popular spots for committing suicide in Japan.. si Very temenmu pernah sharing link-nya. Nggak paham lagi yah🙄

      Reply
  3. Teh Ega lulusan ITB? saya maba 2013. teh boleh tanya2 tentang “kehidupan” di ITB atau gimana caranya biar studi ke jepang? mksh atas referensinya.

    Reply

Wait! Don't forget to leave a reply here.. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: