Reaksi Bom Surabaya


Berikut adalah reaksi berbagai kelompok di lingkaran pertemanan saya terkait teror bom di Surabaya yang terjadi 13 Mei lalu. Saya membaginya di Instagram Story dan sebagian follower yang melihat adalah bagian dari golongan-golongan di sini 😁. Alhamdulillah, punya beragam jenis teman sehingga pandangan tidak jadi sempit.

(1) Golongan orang-orang yang berada di lingkaran tarbiyah by partai-islam

  • grup-grup sunyi, tidak ada bahasan tentang ini
  • belum lihat statemen resmi dr atasan mereka
  • hanya ada sharing secara individual dari beberapa teman dan tokoh
  • semua membawa semangat “teror bukan jihad” atau “jihad yg benar menurut Nabi” 

(2) Golongan pengusung khilafah yg rawan dicurigai pemerintah karena gerakannya:

  • mengkampanyekan paradigma “terorisme tidak punya agama” atau semacam “barangsiapa melakukan teror maka dia bukan Islam”
  • mengingat posisinya yg sudah dibubarkan dan corak tujuan yg bertolak belakang dgn sistem NKRI, mereka tentu berada di titik genting dgn adanya teror kemarin
  • dari arahan pemimpin atau orang per orang, tampak mereka lebih waspada dgn pelabelan yg merugikan, baik dr masyarakat maupun aparat

(3) Golongan Islam moderat yg terdiri dari banyak latar belakang, mulai mantan santri yg biasa baca arab gundul sampe mantan simpatisan partai:

  • mereka berpendapat kita nggak bisa terus nutup mata bahwa terorisme dilakukan oleh “pengadu domba”
  • harus diakui ekstrimisme itu masih ada, radikalisme masih hidup, dan mungkin di sekitar kita
  • dampak dari cara beragama yg monolitik (nggak sama kaya gue pasti salah) bisa jadi takfiri (suka mengkafirkan tanpa sebab jelas) dan khawarij (mirip takfiri, tapi juga menentang pemerintah)

(4) Golongan salafi

  • kata mereka, “meskipun cara berpakaian kami sering diidentikkan seperti teroris, bukan berarti kami ini teroris”
  • bagi mereka, pelaku teror tak lain adalah kaum khawarij yang sangat mereka tentang karena kesesatannya: mudah mengkafirkan dan menghalalkan darah orang muslim
  • dari yg saya tahu justru kelompok ini adalah yg paling cari aman, fokusnya ibadah yg bener, ngikut sunnah Rasul, nggak ikut-ikut politik atau huru-hara. wallahua’lam.

(5) Golongan kebangsaan, anggotanya dr berbagai agama dan etnis, bersatu karena satu misi:

  • nggak ada obrolan soal bom atau berita teror yg lagi hangat, tapi ketika seseorang berkata, “Guys, negara kita suasananya lagi nggak enak nih, ada yg bisa kita lakukan?” bangak anggota lain langsung paham dan merespon secara optimis disertai dengan ide-ide segar
  • mereka masih percaya bahwa kita masih bisa balas teror, dan ketakutan dengan cinta dan kasih sayang ❤️  

 

 

Leave a comment

Wait! Don't forget to leave a reply here.. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: