[Seri Open Source] Mengatur Halaman untuk Penulisan Karya Tulis di OpenOffice (Updated)


Saya ingin berbagi tips pengaturan halaman yang mungkin akan berguna bagi Anda dalam menulis karya tulis, tugas akhir atau skripsi, makalah, dan dokumen-dokumen sejenisnya. Tips ini saya tulis dalam versi OpenOffice karena saya sendiri menggunakan Karmic Koala saat mempraktekkannya. Namun, Anda yang setia menggunakan Microsoft Word juga dapat mengikutinya dengan beberapa penyesuaian istilah dalam menu-menu yang tersedia. Apa yang saya tulis di sini kelihatannya sederhana, tapi dari hasil survei (baca: cerita dari teman-teman) rupanya banyak juga yang belum bisa atau belum tahu…

Menggunakan Paragraph Style

Anda masih kesulitan membuat daftar isi di dokumen?
Atau masih menggunakan cara tabbing untuk menuliskan nomor halaman di sebelah judul bab/subbab?
Lebih ‘menyedihkan’ lagi, apakah daftar isi masih Anda ketik secara manual sampai titik-titiknya?

Tinggalkan semua cara di atas dan mulailah menggunakan heading
Tujuannya adalah mengelompokkan tulisan kita ke dalam format-format tertentu. Umumnya digunakan untuk judul bab, judul subbab, isi tulisan, gambar, tabel, dan sebagainya.

  1. Gunakan heading untuk judul bab dan subbab secara hierarki. Misalnya judul bab menjadi Heading 1, subbab di bawahnya menjadi Heading 2, subbab di dalam subbab tersebut Heading 3, dan seterusnya. Caranya dengan memblok kata/kalimat kemudian di klik bawah panel paragraph style, pilih format yang diinginkan. Jika panel belum ada, klik menu Format dan pilih Styles and Formatting.
  2. Setelah mendefinisikan heading, daftar isi dapat dihasilkan dengan cara klik menu Insert-> Indexes and Table-> Indexes and Table-> Index/Table. Lalu pada Title isikan Daftar Isi dan Type-nya pilih Table of Content, klik Ok. Voila…jadilah daftar isi otomatis. Jika nomor halaman atau nama judul berubah, daftar isi pun akan otomatis ter-update. Modifikasi manual dapat dilakukan dengan klik kanan pada area table of content.
  3. Seperti halnya tulisan biasa, bentuk huruf heading juga dapat dimodifikasi. Klik kanan format terkait pada jendela Styles and Formatting, pilih “Modify..”.

Selain daftar isi, Anda juga dapat menambahkan daftar gambar dan daftar tabel. Isi keduanya berupa caption yang dapat Anda definisikan dengan nama sendiri.

  1. Klik kanan pada gambar atau tabel (di cell-nya), pilih Caption. Pilih kategori pada Properties atau ketik nama kategori baru buatan Anda sendiri, misalnya Gambar. Pilih jenis nomor, pemisah antara caption dan isi caption, dan peletakan apakah di atas atau di bawah.
  2. Cara menghasilkan daftar gambar atau daftar tabel serupa dengan daftar isi. Masuk ke menu yang sama, pada Type pilih Illustration Index untuk gambar dan Index of Table untuk tabel. Jika Anda memakai kategori buatan, ikuti langkah 3.
  3. Pilih User-Defined, pada bagian “Create From” centang Graphics untuk daftar gambar atau Tables untuk daftar tabel. Anda dapat melakukan kustomisasi, misalnya menggabungkan semua style, centang Styles, tekan tombol di sampingnya, dan pada Assign Style pilih urutan hierarki kategori caption dengan menekan tombol panah dobel. Bahkan dengan menu ini Anda dapat menggabungkan heading dengan caption.Dengan menggunakan caption, nomor gambar dan tabel juga akan terurut secara otomatis.
  4. Pada strandardisasi tertentu biasanya nomor gambar diawali dengan nomor bab atau subbab tempat gambar terkait. Begitu pula dengan tabel. Untuk memodifikasinya pada jendela Caption, pilih Option. Pada “Numbering captions by chapter” pilih level heading tempat gambar berada dan pemisah (separator) antara nomor bab dengan nomor gambar. Format tersebut harus didefinisikan ulang jika level heading berbeda lagi.

Menggunakan Page Style

Bingung mengatur halaman landscape yang hanya diaplikasikan untuk satu/lebih halaman tertentu sementara halaman lain tetap portrait?
Bingung kenapa setelah halaman landscape halaman-halaman yang lain ikutan jadi lanscape padahal tadinya portrait?
Bingung cara biar cover nggak pake nomor halaman?

Oke…kalo yang ini masalah section aja…kita utak-atik di kategori halamannya aja yuk…

  1. Jika Anda perhatikan, di bagian atas jendela Styles and Formatting ada banyak icon, salah satunya icon page style. Jika heading membuat tulisan Anda terkategori, menu yang satu ini membuat halaman dokumen Anda yang terkategori. Misalnya halaman pertama masuk ke dalam kategori First Page. Pengaturan format halaman sama seperti pada heading, klik kanan dan pilih “Modify..”.
  2. Untuk membuat format baru, klik kanan sembarang format, pilih “New..”. Pada jendela Page Style, isikan nama halaman pada “Organizer” dan tentukan kategori halaman berikutnya dari halaman tersebut.
  3. Halaman-halaman awal seperti kata pengantar, daftar isi, abstrak, dan sebagainya biasanya dinomori dengan huruf romawi, sedangkan halaman isi dengan huruf Arab. Dalam hal ini Anda harus membedakan kategori halaman keduanya. Contoh kasus:
    – pilih kategori First Page untuk halaman muka (cover) tanpa nomor halaman
    – pilih kategori Pra Page (didefinisikan pengguna) untuk halaman-halaman awal dengan nomor halaman huruf romawi
    – pilih kategori Chapter Page (didefinisikan pengguna) untuk halaman-halaman pertama sebuah bab dengan nomor halaman huruf arab diletakkan di bagian bawah halaman
    – pilih kategori NonChapter Page (didefinisikan pengguna) untuk halaman isi bab selain halaman pertama dengan nomor halaman juga dengan huruf arab, namun diletakkan di bagian atas halaman
    dan lain-lain.
    Untuk memisahkan antarkategori, pilih Insert -> Manual Break -> Page Break dan pilih kategori yang diinginkan untuk halaman selanjutnya pada dropdown “Style”.

    Jika ingin memulai nomor halaman dari 1 lagi, centang “Change Page Number”, isikan nomor awal halaman. Jika ingin melanjutkan dari halaman sebelumnya, kosongkan opsi tersebut, lalu klik Ok.
  4. Contoh kasus pada poin tiga menunjukkan bahwa dokumen dibagi-bagi ke dalam banyak section. Per section dapat memiliki penomoran halaman yang sama atau berbeda. Per section juga dapat memiliki kategori halaman yang sama atau berbeda. Tapi yang jelas section menandakan jenis kategori dan penomoran halaman.

(bersambung)

Pada edisi berikutnya akan dibahas mengenai field, dan reference, termasuk header dan footer yang erat kaitannya dengan penomoran halaman.

Melihat respon pengunjung dan kebutuhan tutorial yang mendesak pengunjung (H-2 pengumpulan TA), maka saya akan melanjutkan tulisan ini😀

Menggunakan Field dan AutoText

Nomor halaman di tiap bab kadang butuh dibedakan. Misalnya untuk bab 1, nomor halamannya I-1, I-2, dan seterusnya. Sedangkan di bab 2, nomor halamannya II-1, II-2, dan seterusnya. Lebih jauh lagi, di lampiran dibutuhkan nomor halaman A-1, A-2, dst. untuk Lampiran A dan B-1, B-2, dst. untuk Lampiran B. Gimana nih?

  1. Untuk memahami pembedaan nomor halaman, Anda harus menguasai dulu penggunaan page style yang saya paparkan sebelumnya. Buat kategori halaman untuk tiap bab yang berbeda. Kemudian pada bagian judul bab, kosongkan nomor bab dan jangan diketik manual, tapi gunakan Fields. Pilih menu Insert, klik Fields->Other->Variables. Pilih Number Range pada kolom kiri, definisikan nomor baru, isi Name dan Value. Atur jenis huruf.

    Kenapa romawi+1? karena sebelumnya format ini belum digunakan, jadi inisialnya akan nol. Maka harus ditambah 1.
  2. Kini nomor bab Anda merupakan sebuah Fields yang dapat di-increment dan di-update otomatis. Anda dapat mengisikan field buatan tersebut tiap kali membuat judul bab baru atau menyimpannya sebagai format tersendiri. Untuk menyimpannya dan kemudian menggunakannya lagi, blok judul bab, gunakan menu Edit->AutoText. Isikan Name, misalnya Judul Bab. Centang “Display remainder..” di atasnya. Lalu, klik tombol AutoText, pilih New, klik Close. Suatu saat jika Anda ingin membuat judul bab lagi, tinggal pilih saja menu Edit->AutoText->My AutoText->Judul Bab, klik tombol Insert. Jadi deh…
  3. Sekarang sunting nomor halaman agar di depannya ditambahkan nomor bab. Letakkan kursor di depan nomor, pisahkan dengan tanda hubung, dan klik Insert->Fields->Other->Variables->Number Range. Pada Selection, pilih format yang tadi Anda buat. Misalnya romawi. Maka nomor bab akan otomatis ditambahkan.

Untuk lebih jelasnya silakan lihat contoh dokumen pada link berikut:

http://www.4shared.com/file/191910107/ff6f2320/formatting-document.html

Trik lain, silakan baca jawaban pada komentar tulisan ini.

Jika Anda memiliki trik dan tips lain, alangkah baiknya jika ikut berpartisipasi pada ruang komentar yang tersedia:)
Selamat mencoba!

Leave a comment

17 Comments

  1. Mantap Gan!
    Sangat membantu!

    Reply
  2. ga, gimana biar di OpenOffice bisa legal style numbering?
    misal:
    BAB I
    I.1
    padahal maunya:
    1.1

    Reply
    • Nah karena di OO ga ada menu “legal numbering” langsung, itu mesti pake trik gini:

      1. Bikin character style baru di Styles and Formatting dengan warna huruf “putih”, misalnya namanya “invisible”
      2. Tools-> Outline Numbering
      2. Definisiin penomoran buat heading, sementara pake aja Arabic semua
      4. Set penomoran Heading 1 dengan character style “invisible” yang tadi Anda buat
      5. Nomor heading 1 jadi ga kelihatan kan. Biar ga terlalu kelihatan ‘menjorok’-nya, atur posisi “Numbering followed by”-nya jadi nothing

      Reply
  3. ibngtr

     /  January 9, 2010

    dibaca dulu gan…

    Reply
  4. wow, keren…
    dulu sempet mau ngerjain TA pake OpenOffice.org, tapi stuck masalah ini.. jadinya rada males🙂

    Reply
  5. saranku, kamu bikin aja template TA dengan OpenOffice, trus upload di blog.. pasti sangat sangat berguna deh..😉

    Reply
  6. evangozali

     /  January 9, 2010

    Numberingnya gimana sih Ga? Kok kalau pake Heading numberingnya jadi ngawur, yang 2.1 malah jadi 1.6, nerusin dari sebelumnya.
    Karena udah stress, jadi kembali ke cara manual deh😀

    Reply
  7. oiya tadi malam gw habiskan untuk migrasi Laporan TA dari word 2003 ke OpenOffice gara2 postingan ini (worship)

    Reply
  8. kim

     /  January 18, 2010

    kalau penomorannya biar bisa seperti:

    Bab II Dasar Teori ………………………………………….. II-1
    .
    .
    .
    dst
    caranya bagaimana?

    kalau lihat screenshot di postingan kan no.nya masih angka 10,11,12 …. dst

    syukron

    Reply
  9. thanks for pencerahannya
    sangat membantu

    Reply

Wait! Don't forget to leave a reply here.. :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: